Saturday, 7 September 2013

Andai saya perokok, saya akan jadi perokok yang menghormati hak hak orang lain di sekitar saya yang tidak merokok. Saya tidak akan merokok jika memang bukan waktunya, atau kalau dilarang.
Andai saya perokok, saya pasti seneng banget merokok di tangga antara lantai satu dan lantai dua, tepat di atas. Soalnya disitu nongkrongnya enak. Sambil jongkokan mantap.
Andai saya perokok, saya bakal ngisap rokok Dji Sam Soe kretek. Soalnya itu rokok termahal di zaman sya jual rokok dulu, sementara yang lain sebatang 500 rupiah, dia dengan gagahnya memamerkan diri dengan 600 rupiah.
Andai saya perokok, saya akan merokok dua bungkus sehari, minimal. Soalnya saya punya sangat banyak waktu malas, plus sangat malas. Semua problema cewek yang menyebalkan itu pasti akan saya lampiaskan dengan merokok.
Andai saya perokok.\

Tapi saya bukan perokok.


No comments:

Post a Comment